Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

05 Januari, 2019

Tim Advokasi Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia Siap Rebut ATM Para Karyawan Dari Rentenir

Tim Advokat Bang Japar Indonesia (TAJI) Presidium Sukabumi Raya siap membantu para pekerja untuk merebut kartu ATM milik mereka dari tangan rentenir. Berbekal surat kuasa dari pekerja, TAJI dapat memberikan nasihat dan langkah-langkah hukum untuk menyelesaikan utang piutang dan pengambilan kembali ATM dari kaum lintah darat tersebut.
“Banyak kasus di kawasan Sukabumi utara, kartu ATM milik pekerja dijadikan jaminan utang kepada rentenir. Sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian besar pekerja di wilayah Sukabumi, mereka meminjam uang dari rentenir dengan jaminan kartu ATM,” kata Ketua TAJI Presda Sukabumi Raya, Saleh Hidayat, S.H. ketika ditemui di kantornya, Selasa (1/1/2019).
Padahal, lanjut Saleh, kartu ATM sangat vital fungsinya bagi pekerja untuk menampung gaji bulanan mereka. Oleh rentenir setiap bulan, uang yang masuk ke rekening langsung diambil untuk cicilan pembayaran utang. Biasanya, ujar Soleh, sekali terjerat rentenir, pekerja akan sulit melepaskan diri dari utang dengan bunga yang sangat tinggi.
“Pada saat memberikan pinjaman, memang rentenir itu seperti dewa penolong bagi pekerja. Namun ketika menagih, rentenir seperti pencabut nyawa karena bunganya mencekik leher,” kata Saleh.
Bantuan hukum yang bisa diberikan oleh TAJI kepada para pekerja, kata Saleh, bisa memberikan nasihat/konsultasi hukum atau tindakan praktis di lapangan. Dalam menyelesaikan perkara utang piutang pekerja vs rentenir, TAJI akan melihat terlebih dahulu legalitas usaha si rentenir.
“Kita tahu  karena lembaga yang  berhak menyelenggarakan pinjaman  kepada masyarakat hanya bank dan koperasi yang secara legalitas sudah mendapat izin dari negara,” tutur Ketua PAI (Perkumpulan Advokaten Indonesia) Wilayah Sukabumi Raya tersebut.
Kalau ternyata pihak-pihak yang memberikan pinjaman kepada pekerja itu tidak memiliki legalitas, TAJI akan mensomasi rentenir. Jika diketahui lembaganya ilegal, perjanjian antara pekerja dan rentenir juga tidak sah secara hukum. TAJI akan mengadvokasi para  buruh agar mereka membayar  utang sampai pokoknya saja tanpa ada bunga. 
Para pekerja yang ingin memperoleh bantuan hukum harus datang ke Sekretariat TAJI di Jalan Cikiray Kota Sukabumi untuk konsultasi dan pembuatan surat kuasa. Untuk bikin janji dengan TAJI, pekerja bisa mengontak telepon genggam dengan nomor 085215822442. Sepanjang para buruh yang terjerat utang ke rentenir tidak memberikan surat kuasa, TAJI tidak bisa mengambil tindakan. (*)
Share:

01 Juli, 2018

Pemilu 2019, Pemuda PBB Targetkan 5 Juta Suara di Jabar

WS Bandung - Dengan ikut sertanya PBB di Pileg dan Pilpres 2019 membawa harapan baru bagi kader muda PBB di daerah. Program akan disusun untuk menangkan pada Pileg dan Pilpres. Dalam waktu dekat, PBB di Jawa Barat bakal menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) untuk menyusun kekuatan dan memetakan suara. 

"Rakerwil se-Jabar ini untuk menyusun target dan strategi pemenangan PBB menyongsong 2019," kata Ketua Pemuda Bulan Bintang Jawa Barat, Muhammad Ali Nurhakim kepada RMOLJabar, Rabu (7/3).

Kendati tak memiliki suara di Legislatif, Ali tetap optimistis PBB mampu mendulang suara. Ali mengatakan, barisan muda PBB Jawa Barat menargetkan 5 juta suara untuk Pilpres 2019. 

"Target di Jabar tidak muluk-muluk, kita target tidak terlalu besar, semuanya tercipta bisa tercapai atas dukungan semua masyarakat," katanya.

Dia juga mengatakan, dengan lolosnya PBB, bisa kembali menandakan partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra itu bakal mewarnai proses politik di Jabar. Tentunya dengan kebijakan politik untuk perkembangan dan kemajuan masyarakat Jabar.

"Tentunya kerja dan kinerja partai harus ekstra. Kader muda PBB mengajak kepada semua masyarakat kaum muda ikut bersama-sama menjadi jembatan aspirasi masyarakat di Jabar," ucapnya.

Sementara itu disinggung soal dukungan terhadap calon di Pilgub Jawa Barat, Ali mengatakan, belum menentukan sikap. Sebab masih harus menangkap aspirasi dari kader-kader dalam Rakerwil nanti.

"Kalau untuk partai PBB memang sudah melabuhkan dukungan ke paslon Asyik, akan tetapi untuk pemuda bisa saja berbeda, karena kita harus menampung aspirasi," ucapnya.

Kendati demikian, Ali mengatakan, sudah melakukan silaturahmi kepada keempat calon. Dan juga koordinasi dengan para senior di tingkat partai politik. "Kita pastikam bahwa kalau sudah ada keputusan untuk mendukung Paslon mana, Pemuda Bulan Bintang akan solid," katanya.

Selain itu, dia mengatakan, PBB masih tetap yakin Yusri Ihza Mahendra bisa ikut pencalonkan diri sebagai Calon Presiden. Meskipun khans untuk ke arah sana masih terlalu jauh.

Untuk Yusril, dia berharap, momen lolos verifikasi bisa menjadi kesempatan bagi Yusril untuk menjadi presiden RI kembali. 

"Untuk Yusril, saya berharap, momen lolos verifikasi bisa menjadi kesempatan bagi Yusril untuk menjadi presiden RI kembali. Tapi yang jelas, 2019 ini kita bisa ikut dan menang dan bisa duduk di parlemen," ujarnya. [jar]

Sumber : RMOL
Share:

29 Mei, 2018

Ada Apa Dengan Tercecernya E-KTP Di Bogor

Ribuan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) yang tercecer di Bogor menyisakan banyak pertanyaan. Apalagi, ini terjadi menjelang pilkada serentak. DPR ingin menyelidiki kasus ini lebih dalam sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut ada unsur sabotase dan kesengajaan.
Share:

26 Mei, 2018

Tulang Rusuk Mahasiswa Retak Akibat Aksi Anarkis Dan Brutal Polisi

Perlakuan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam mengamankan unjuk rasa mahasiswa "Memperingati 20 Tahun Reformasi" di depan Istana Negara, senin 21/5/2018.

Tujuh orang mahasiswa yang menjadi korban dalam tragedi tersebut adalah kader HMI MPO Cabang Jakarta dan Ketua Umum Front Nasional Mahasiswa Pemuda Indonesia (FN-MPI). Ke tujuh korban dilarikan ke rumah sakit Tarakan Jakarta Pusat.

Diantara nama-nama korban adalah: "Al Azhar Musa (Ketua Cabang HMI MPO), Irfan Maftuh (HMI MPO/Korlab Aksi/ketua umum Front Nasional MPI), Arnol (HMI MPO/anggota Front Nasional MPI), Ahmad Kerley (HMI MPO), Alfian (HMI MPO), Arif Ibnu Halim (HMI MPO), dan Lucky Mahendra (HMI MPO)".

Dari tujuh korban, satu korban yang bernama Irfan Maftuh (korlap aksi) mengalami cidera cukup parah dan retak pada tulang rusuknya akibat tendangan polisi tepat di dadanya.

Share:

Getaran Gempa Bumi Terasa Banget Di Daerah Sukabumi Utara - Selatan

WS Sukabumi, Gempa bumi yang terjadi pukul 03:19 tadi pagi sangat mengagetkan warga yang mau melaksanakan sahur.
Share:

20 Mei, 2018

Sepesial Ramadhan : Keutamaan Shalat Subuh

Di antara shalat-shalat yang ada, shalat subuh adalah yang mengawali hari. Ia adalah shalat yang paling penting yang harus dijaga betul pelaksanaannya, sebab tidak semua orang bisa konsisten, bahkan shalat ini terasa berat bagi orang-orang munafik.

“Shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan shalat subuh” (HR.Ahmad) ( Semoga Kita semua bukan termasuk orang-orang munafik....Amiiinn..)

Shalat subuh berjamaah adalah tolok ukur sejauh mana kejujuran dan keimanan seorang muslim.

Di dalam sebuah riwayat shahih bahwa Ibnu Umar ra pernah berkata:

“Ketika kami tidak melihat seseorang dalam shalat subuh atau isya’, kami langsung berprasangka buruk kepadanya.”
Share:

16 Mei, 2018

Aksi Terorisme Kian Mencekam, Namun Kita Jangan Mudah Terprovokasi

Baru baru ini Negara kita berduka lagi oleh ulahnya para Teroris, namun tidak lepas dari itu, kita harus terus waspada dan jangan mudah terprovokasi oleh pemberitaan media masa.

Tidak hanya itu teror komunis pun kian bertebaran dimedia sosial, itu juga merupakan aksi teror yang lebih berbahaya bagi kita semua

Share:

15 Mei, 2018

Hasil Sidang Isbat Kemenag RI 1 Ramadhan Jatuh Pada Tanggal 17 Mei 2018

WS Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan secara resmi hasil sidang itsbat di gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/5) malam. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Kamis (17/5) lusa.
Keputusan ini disampaikan Lukman bersama perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdulllah Jaidi, Ketua Komisi VIII Ali Taher, dan Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin. Ketetapan itu diambil setelah Kemenag mempertimbangkan sejumlah pendapat dalam sidang itsbat yang dihadiri oleh perwakilan dari 74 ormas Islam, Komisi VIII, MUI, LAPAN, dan perwakilan negara-negara sahabat tersebut.

Sebelum mengambil keputusan, tim Kemenag telah disebar ke 95 titik di Indonesia. Menurut dia, berdasarkan metode ruqyat dan juga hisab, peserta sidang telah sepakat untuk menjalani puasa pada 17 Mei 2018. "Dengan demikian, tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Kamis 17 Mei 2018. Itulah keseimpulan rapat sidang itsbat yang diikuti pimpinan ormas-ormas Islam dan MUI dan perwakilan dari negara-negara shabat," ujar Menteri Lukman saat konferensi pers di gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/5) malam.

Lukman mengatakan, ketetapan ini didasarkan pada hasil perhitungan tim hisab ruqyat Kemenag dan laporan tim pemantau hilal yang telah dilakukan di 95 titik. Menurut dia, posisi hilal di seluruh Indonesia masih di bawah ufuk. Dari 32 pelaku ruqyatul hilal, tidak ada satu pun yang melihat hilal. Berdasarkan laporan itu maka bulan Sya'ban disempurnakan dengan cara istikmal menjadi 30 hari sehingga malam ini ditetapkan tanggal 30 Sya'ban.

"Mudah-mudahan keputusan ini memberikan berkah. Saya selaku pimpinan sidang itsbat menegaskan bahwa Ramadhan tahun ini jatuh pada Kamis," ucapnya.

Dengan hasil sidang itsbat ini, ormas NU, Muhammadiyah, Persis, serta ormas Islam lainnya akan menjalani ibadah puasa secara bersamaan pada Kamis (17/5) lusa. Umat Islam diimbau untuk mulai mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci ini. "Maka atas nama pemerintah menyampaikan kepada seluruh umat Islam selamat memasuki bulan Ramadhan. Mudah-mudahan kualitas puasa kita tahun ini semakin meningkat, tidak hanya ibadah mahdhoh-nya, tapi juga ibadah sosialnya," kata Lukman.

Sumber: Republika
Share:

13 Mei, 2018

Aksi Teror Bom Di Surabaya Merupakan tindakan yang terkutuk

WS, Surabaya – Aksi pengeboman di Gereja yang berada disurabaya merupakan tindakan yang terkutuk, selain memperkeruh suasanan keamanan di Negara kita, efeknya juga mencoreng nama baik Islam.

Islam sendiri mengajarkan perdamaian dan saling menghargai, mari kita simak Ayat Al-Qur’an Surat Al-Kaafiruun ayat yang terakhir, yang artinya: “Bagimu Agamamu Dan Bagiku Agamaku”. Kita bercermin kepada ayat ini, kita harus saling toleransi dalam masalah beragama, dan tidak boleh saling memojokkan satu sama lain.

Dari Kejadian ini, kita semua jangan mudah terprovokasi untuk menanggapi pemberitaan yang rame dimedia saat ini. Mari kita wujudkan Islam yang Rahmatan Lil ‘alamiin dan menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. (Red)
Share:

Warga Kota Sukabumi Laksanakan Pawai Taaruf Tarhib Ramadhan Untuk Sambut Bulan Suci Ramadhan

SW, Sukabumi - Berdasarkan pantauan, ribuan orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat itu berjalan mengitari ruas jalan di Kota Sukabumi. Mereka antusias menyambut Ramadhan yang tinggal hitungan hari.

Mereka berjalan dari mulai Lapang Merdeka, menuju Jalan Ahmad Yani, ke Jalan Gudang, dan berakhir di Balai Kota Sukabumi. Dalam giat tersebut mereka membawa berbagai atribut masing-masing. 

Ketua Panitia Fajar Laksana mengatakan, peserta Pawai Taaruf Tarhib Ramadhan itu berjumlah 20ribu orang. Mereka terdiri dsri SKPD hingga siswa sekolah. "Semua elemen masyarakat gabung untuk menyambut Ramadhan di Kota Sukabumi," ujarnya, Sabtu (12/5).

Menurutnya, sebelum pelaksanaan Pawai Taaruf Tarhib Ramadhan, terlebih dahulu diadakan Apel Wihdatul Ummah. Bahkan ada pemberian bantuan sembako bagi fakir miskin di Kota Sukabumi. "Semoga Ramdhan kali ini di Kota Sukabumi berjalan lancar dan aman," pungkasnya.


Sumber: RMOL

Share:

11 Mei, 2018

Bebaskan Generasi Muda Indonesia Dari Terorisme


WS, Sukabumi – Generasi muda adalah generasi penerus keutuhan NKRI, maka dari itu agar para orang tua membimbing dan memberikan pendidikan keagamaan yang tidak terlalu fanatik dan dengan Uswatun Hasanah (Contoh yang baik) dalam lingkungan keluarga dan Rahmatan lil’alamiin.
Tidak hanya itu, agar supaya para orang tua memilih perguruan islam yang moderat dan tidak fanatik terhadap suatu faham, begitu juga para lembaga Islam agar memberikan pemahaman islam yang benar dan tidak memberikan faham yang sifatnya fanatik dan memaksa.
Islam adalah agama yang Rahmatan lil ‘alamiin ( rahmat bagi seluruh dunia), Islam bukan agama yang suka mengujar kebencian dan agama yang selalu mengedepankan persatuan dan perdamaian.
Oleh sebab itu, kita sebagai generasi penerus bangsa harus belajar bijak dan memilah organisasi, perkumpilan atau persatuan –persatuan lainnya yang tidak membuat kita terjerumus kedalam pemahaman Keislaman yang sempit.

Share:

Aksi Bela Palestina Polisi Kerahkan 35 Ribu Personel Di Monas

WS, JAKARTA -- Aksi solidaritas untuk Baitul Maqdis yang akan digelar di lapangan Monumen Nasional (Monas) pada hari Jumat (11/5) ini, diprediksi akan dihadiri oleh ribuan massa. Demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat, kepolisian mengerahkan sekitar 35 ribu personel gabungan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan aksi yang akan dilakukan oleh massa bernama Koalisi Info Bela Baitul Maqdis itu. Mereka akan melakukan Salat Subuh berjemaah dan ditutup Salat Jumat berjemaah.
"Titik kumpul di Majid Istiqlal dan silang Monas. Keseluruhan ada 35 ribu personel Polri dibantu dengan TNI," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/5).
Aksi yang bertema 'Bebaskan Baitul Maqdis dan Momen Pemersatu Umat Islam Indonesia dan Dunia Islam' itu, dikatakan Argo, akan ada pembacaan ayat suci Alquran juga sebagai salah satu rangkaian acara yang akan dilakukan besok.
"Jadi ada salat berjemaah di Monas, zikir, tilawah Alquran, pembacaan ayat suci Alquran, sambutan panitia, orasi pembuka, nasyid Al-Aqsha, orasi tokoh ulama, pembacaan pernyataan sikap dan salat Jumat," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, aksi ini telah mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak seperti MIUMI, MUI, Muhammadiyah, NU, AL-IRSYAD, PERSIS, ALWASILIYAH, BKMT/Seluruh Majlis ta'lim, BKSPP/seluruh PONPES, seluruh ulama, dan umat Islam dari seluruh wilayah Indonesia.
Adapun sejumlah Ulama dan Ustadz yang akan ikut hadir dalam aksi ini adalah KH Ma'ruf Amin, KH Bachtiar Nasir, KH Ahmad Shobro Lubis, KH Abdullah Gymnastyar, KH Abu Jibril, Ustadz Felix Siauw, Ustadz Abdul Somad, Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Oemar Mitta, Bang Onim, Bunda Neno Warisman, Peggy Khadijah, Ustadzah Oki Setiana Dewi, dan Melly Goeslaw.
Sumber: Republika
Share:

07 Mei, 2018

Mulai 24 Mei Ini, Bandara Kertajadi Layani Penerbangan Komersial, Termasuk bagi Jemaah Umrah

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Iman Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Para jemaah calon haji asal Majalengka dan Sumedang bisa berangkat ke tanah suci dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
Namun, PT BIJB telah membuka penerbangan bagi masyarakat yang akan menunaikan umrah.

"Kami sudah banyak diskusi dengan pemerintah Madinah, Arab Saudi," kata Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas Eka Putra, saat ditemui di Terminal Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Rabu (2/5/2018).
Ia mengatakan, diskusi itu membahas mengenai jadwal penerbangan dari BIJB ke Madinah, Arab Saudi.

Menurut Virda, slot penerbangan ke Madinah masih tersedia.
Karenanya, penerbangan bagi jemaah umrah direncanakan mendarat di Bandara Madinah.
"Kalau umrah memang lebih enak di Madinah dulu, kemudian ke Makkah," ujar Virda Dimas Eka Putra.
Ia memastikan, mulai 24 Mei 2018 BIJB sudah bisa melayani penerbangan komersial.

Share:
Banner IDwebhost

Label

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.